Book Chapter Beragama Dalam Damai

Puji syukur kami panjatkan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena atas Asung Kerta Wara Nugraha Beliau, kita masih diberikan kesehatan sehingga bisa menyelesaikan penyusunan book chapter berjudul “Beragama Dalam Damaidi tengah pandemi Covid-19. Adapun book chapter ini boleh dikatakan sebagai kompilasi pemikiran yang substantif terkait dengan tema agama dan implementasinya dalam kehidupan. Dalam kondisi keragaman suku, agama dan ras di Indonesia menuntut pemahaman keagamaan, terutama aspek perilaku dalam keseharian yang lebih humanis. Melalui pemikiran kritis dari berbagai latar belakang keilmuan, diharapkan nantinya akan melahirkan sebuah perspektif baru (new perspektif) berkaitan dengan membangun kehidupan yang lebih bermartabat.

Berkenaan dengan hal tersebut, penyusunan book chapter ini bisa dijadikan sebuah catatan logis dan berkoheren dengan paradigma ilmiah, karena memberikan gambaran secara holistik tentang pengamalan ajaran agama untuk kehidupan yang humanis dan damai. Kompilasi pemikiran ini sangat penting dimunculkan dalam ruang publikasi, mengingat beragama selama ini malah berkembang sebagai alasan ujaran kebencian atau perselisihan. Oleh karenanya, book chapter ini sengaja diterbitkan ditengah perjuangan Bangsa Indonesia melawan pandemi Covid-19, dengan tujuan dapat dijadikan sebagai sumber referensi dan sumber informasi alternatif dalam kehidupan beragama di tengah pandemi. Selain itu, book chapter ini menjadi sangat penting, sebab penyegaran konsep beragama yang lebih mengarah pada sikap dalam menghadapi tatanan baru yang lebih adabtif dengan prinsif-prinsif spiritual, etika dan moralitas.

Adapun tulisan-tulisan dalam book chapter ini antara lain : Berkarakter dalam Literasi Digital: Menjaga Kedamaian Umat di Era Digital, Menggali Strategi Bisnis Di Era New Normal  Bagi Para Milenial, Merajut Kebersamaan Di Tengah Kebhinekaan, Aktualisasi Pesan Damai Upanisad Sebagai Upaya Preventif Terhadap Eksklusivisime Beragama, Dialektika Agama: Dalam Konstruksi Kedamaian Dan Keharmonisan Berlandaskan Tri Hita Karana, Tat Twam Asi : Landasan Moral Untuk Saling Asah, Asih Dan Asuh, Spiritual Entreprenuer: Konsep Kewirausahaan Dalam Perspektif Hindu, Sinkretisme Tantra Dalam Agama Hindu dan Budha, Komunikasi Beragama secara Damai:  Perspektif  Tri Hita Karana, Wacana Keragaman Eksoteris dan Kemanunggalan Transenden dalam Hinduisme (Tinjauan Filsafat Perennial), Agama di Balik Seputar Kehidupan Masyarakat

Kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian, bantuan dan masukan, disampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Semoga buku ini memberi manfaat kepada segenap pembaca.

Published: 20-09-2020